Selasa, 27 Oktober 2015

6 Cara Jadi Pennulis Mahir

JIka menjadi penulis adalah cita - citamu, berikut ini beberapa tips untuk jadi penulis yang baik. Semoga dapat membantu ya girls. Ready to be the next John Green?

1. BANYAK BACA
    Jika ingin membuat sebuah karya tulis yang baik, kita nggak boleh malas membaca karya tulis orang lain. Sebagai pemula, kita bisa menjadikan karya dari penulis lain untuk masukan dalam tulisan kita. Mempelajari tapi bukan untuk dicontek ya.

2. INGIN MENULIS APA?
    Tahap selanjutnya, tentukan jenis tulisan yang ingin kita buat. Apakah kita tertarik menulis karya sastra atau karya jurnalistik? Menulis karya sastra (fiksi atau non-fiksi) dan menulis karya jurnalistik punya gaya yang berbeda. Ini juga penting untuk dipelajari terlebih dahulu.

3. CARI EDITOR
    Seorang penulis yang baik mengakui kalau ia membutuhkan bantuan untuk menyempurnakan tulisannya. Dia sadar betul nggak bisa melakukan ini sendiri. Oleh sebab itu, kita perlu punya teman atau seseorang yang bisa mengkritik dan memberikan masukan pada tulisan kita. Carilah seseorang yang kita percaya untuk jadi editor sebelum kita lampirkan karya kita pada penerbit.

4. CARI BANYAK IDE
    Seorang penulis yang baik terus mengumpulkan ide kreatif yang dapar memberikan energi bagi karyanya. Ide adalah inspirasi bagi seniman dan penulis. Tulislah pada buku atau note dalam handphone ketika tiba - tiba mendapatkan ide yang terlintas, karena ide bisa datang kapan saja dan di mana saja.

5. MENULIS SETIAP HARI
    Menulis setiap hari! Bosen dong? Nggak bisa dipungkiri, kalau melakukan hal yang sama setiap hari pasti kita jenuh juga. Tapi ini penting kalau kita memeiliki tekad untuk menjadi penulis yang baik. Kita nggak bisa mendapatkan sesuatu yang baik tnapa praktek terus menerus. Dari praktek ini kita akan berlatih menulis, menemukan kesalahan, dan memeperbaiknya.

6. MENULIS TENTANG HAL YANG KITA TAHU
    Sebagai pemula, kita bisa menulis segala hal yang ada di sekitar kita. Tulislah tentang hal - hal, dan bagaimana kita menjalani hari. Ini bisa membuat kita terbiasa untuk menulis.

JANGAN JADI PENULIS, KALAU KITA ...

Terkadang ada juga lho yang punya mimpi menjadi penulis hebat tapi tekadnya setengah - setengah. Yes girls, jangan jadi penulis kalau punya tanda - tanda ini.

1. NGGAK SUKA DENGAN KRITIK ORANG LAIN
    Saat kita ingin tulisan kita dipublikasikan, kita akan berharap dengan editor, kepala produksi dalam perusahaan penerbitatau pemimpin redaksi di media. Mereka akan memperhatikan setiap tulisan kita, bahkan tak segan memberikan kritikan pedas. Inilah tantangan bagi sang penulis, ia harus menerima setiap kritikan yang datang dari siapapun.

2. MENGGAPNYA MUDAH
    Apakah kamu merasa punya 'bakat' sehingga menganggap menulis itu adalah hal yang mudah? Hati - hati girls, karena kenyataanya bisa sebaliknya. Proses menulis merupakan bentuk seni dalam merangkai kata, menciptakan cerita yang hidup atau artikel yang mengalir saat dibaca. Seperti halnya seniman, penulis nggak akan menganggap mudah proses menulis itu sedniri, baginya butuh waktu dan usaha untuk menciptakan sebuah karya seni tulisan.

3. MALAS MENCARI INFORMASI
    Seorang penulis harus kepo! Kok gitu? Soalnya, dalam membentuk sebuah tulisan kita butuh infotmasi yang banyak, agar tulisan kita memiliki nilai yang dibuthkan bagi para pembacanya. Hal ini bukan cuma berlaku untuk artikel jurnalistik di media, tapi juga termasuk tulisan fiksi. Meski fiksi atau bukan berdasarkan kejadian nyata, penulis perlu melakukan riset agar tulisanya tetap masuk ke akal pembaca, serta nggak bikin jenuh. Jadi bukan hanya mengandalkan imajinasi semata.

4. GAMPANG NYERAH
    Secara umum, membuat karya tulisan merupakan proses yang cukup panjang, mulai dari mencari ide atau tema, membuat kerangka penulisan, merangkai kata - kata dan kalimat, cross check informasi, belum lagi proses editing. Sampai karya tulisan dipublikasikan (baik itu untuk blog, media cetak, media online, ataupun buku) kita harus melewati rangkaian proses yang tidak mudah dan tidak sebentar. Oleh sebab itu, seorang penulis nggak boleh gampang menyerah. Tetap semangat, girls! 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar